D I A
Dia...orang yg menawarkan sayang dan komitmen...Aku ingin melepasnya (sesuai saran tante yona n uwie), tp aku gak bisa. Mungkin bener yg uwie bilang, semua ini karena hatiku condong padanya. Gimana nggak. Aku mengenalnya sejak kecil, karakternya, keluarganya dan sebagian besar tentangnya. Semalam, dia nelpon lagi, seperti malam2 sebelumnya, mengatakan segala yg mengganjal hatinya, menceritakan keinginannya, harapannya, ambisinya, de el el. Dan seperti malam2 sebelumnya, pembicaraan kami berlangsung 4 jam.Jujur, aku gak tau gmn perasaanku ketika dia menelponku. Senang, sedih, bahagia, resah, takut, kesel dan kangen. Tp, secara tidak sadar, lama2 aku mulai menikmati obrolan dengannya, berharap dia menelpon setiap malam, merindukan lelucon2nya....Apa perasaanku bener2 condong padanya ??Aku berusaha menepis rasa itu. Semalam, aku ngobrol lumayan serius (tumben...) dengannya. Aku memberikan argumen padanya ttg beberapa hal menyangkut cinta yg kukutip dari Ayat2 Cinta. Dia menyimpulkan dari ucapanku itu bahwa aku melarangnya untuk menjadi Pejuang Cinta. Akhirnya, pembicaraan terputus karena pulsa is dead.Gak lama kemudian, dia ngirim sms. Dia minta maaf karena telah mengganggu ketenanganku dengan telpon tengah malamnya. Dia bilang tak akan menghubungiku lagi....Deg!!! hatiku kacau. Aku tiba2 merasa jadi orang yg kesepian. Sendiri...tanpa teman... Hatiku gundah. Disaat aku sudah terbiasa mendengar bunyi hp di malam hari, disaat aku sudah menikmati obrolan dengannya, disaat aku mulai merasakan kehadirannya, disaat aku bisa tertawa karena kekonyolan2nya, disaat....disaat ini juga dia akan menghilang...Tapi aku yakin suatu saat aku akan terbiasa dengan hal itu.
Satu kalimat dari smsnya masih nongkrong di kepalaku. "Ty, aku tau kalo sebenarnya kamu sayang n care banget ma aku, tp kamu terlalu takut mengakui dan menghadapinya"....benarkah ??Aku gak tau.Yang pasti, aku bener2 merasa blank karena dia akan menghilangkan dirinya dari malam2ku. Aku sedih dan sangat merasa kesepian. Mungkin benar aku sayang padanya, tp apakah sayang yg kurasakan ini adalah sayangnya seorang wanita kepada pria ?? Atau sayang seorang sahabat, teman, sodara... ??Kalaupun sayangku adalah sayang seorang wanita kepada pria, aku tetep akan terpaku, terdiam, tak berekspresi.Bagiku, kebahagiaan ortuku adalah kebahagiaan terbesarku. Walau mungkin terkadang tanpa kusadari, kebahagiaan ortuku itu sangat berseberangan dengan kebahagiaanku. Termasuk dalam hal cinta. Cintaku akan diarahkan kemana, pada siapa, itu semua kuserahkan pada ortuku. Aku hanya akan terus diam....diam dan mengangguk....mungkin lebih tepatnya disebut pengecut daripada patuh (kata sebagian orang seeh)...
keributan kecil di pagi hari
Pagi ini, setelah 2 jam aku menempel pada kursi kantor, lalu terdengar suara "ngiuungggg....ngiuungggg....".
Aku pikir, ruangan ini dah diserang ribuan, bahkan jutaan tawon.
Ternyata, itu adalah suara protes dari jiwa2 yg merasa terabaikan.
Itulah dunia, penuh dengan karakter.
Satu hal yg aku tau...manusia ternyata bisa bersuara tawon.
Kira2...tawon bisa gak yach bersuara manusia ??
4 R = Rp 1.300,-
Seandainya foto, mungkin 1.300 adalah harga yg pantas untuk ukuran 4R.
Tapi kalo 4R yg kumaksud disini, adalah sekumpulan cewek2 yg lugu, lucu, ngangenin, menggemaskan, dan....teraniaya... (untung aja gak dikasih harga)
Bayangin aja, 4 makhluk tak berdosa ini telah dituduh sebagai "gosipper".
Sungguh teganya teganya teganya teganya teganya teganya dirimu...pada diri kami... he he he, Maggy Z mania neeh.
Tapi, bagus juga, lucu. Jadi ada julukan baru.
4 R, mo diapakan si "penuduh" ini ??
Di-smackdown rame2 yuk :D
Fahri..haruskah kau kukejar ke Mesir ??
Ringan, tp dalem. Itulah kesan pertama yg kudapat setelah membaca sebuah novel islami.
Ayat2 Cinta....
Dari judulnya, mungkin kalian berfikir "berat banget gitu loohh". Apalagi buat orang2 yg gak suka dengan kata "ayat" :D. Jangan liat kata "ayat"nya, tp liat kata di belakangnya.
Cinta.... he he he, aku paling doyan ma kata yg satu ini.Fahri, si pemeran utamanya, bener2 sosok yg sempurna (according to me). Dah jarang cowok yg kayak gitu. Mungkin satu diantara seratus ribu. Bener2 mengagumkan. Aku pengen jadi Aisha-nya. Boleh gak yach ? Tapi kayaknya gak bisa disamain. Boro2 disamain persis, aku dibandingin ma jempol kakinya aja kayaknya lom sebanding dech..Ya 4JJI, berikanlah aku jodoh yg bisa kujadikan imam dalam kehidupanku, baik di dunia maupun di akhirat. Saat aku tidak patuh, dia membimbingku agar kembali berada dalam kepatuhan. Saat aku salah melangkah, dia akan menarikku ke sisinya, untuk melangkah bersama menyusuri jalan keridhoan-Mu. Ya 4JJI, Engkau telah berkata "lelaki yg baik hanya untuk wanita yg baik". Sungguh aku pesimis akan mendapatkan laki2 yg baik karena kutau kadar keimanan dan ketakwaanku tidaklah tinggi. Namun, aku mengharap belas kasihMu Ya Robb. Berikanlah aku sosok yg bisa membawaku pada kebenaranMu. Andaikan aku Kau perkenankan memilih, minimal kayak Fahri. Mungkin sedikit mekso Ya 4JJI, tp bener... Aku jatuh cinta pada karakternya...
BINTIL KECIL
fuih....kata itu lagi yg kuucapkan pagi ini. Setiap pagi, ketika mataku baru aja melek, benda yg paling pertama kucari adalah cermin. Sambil memandangi diriku sendiri yg imoet (he he he) di depan cermin, aku mulai menghitung. Satu, dua, tiga, empat...sembilan. Nambah atu lagi :(.
Hm...Bintil berbintil.. Kenapa benda ini sangat solid ?? Tiap hari ada aja temen barunya yg diajak nongkrong di mukaku. Apalagi kalo bukan JERAWAT !! Bukan jerawatnya yg jadi masalah, tp kenapa harus ngajak2 rasa gatal segala seeh ?? Pegel tangan ini garuk sana garuk sini....
Dah terbayang deh kata2 yg akan tertuju padaku saat ketemu orang2 iseng."Ty, NTT yach ?"Maksudnya bukan nanyain liburan ke NTT, punya sodara di NTT, ato hal2 yg berkaitan dengan tetangganya pulau Jawa itu. NTT tu singkatan dari Nafsu Tak Tertahankan :">.
Really aku terkena NTT ??
Kayaknya gak dech :). Walau dah kebelet nikah, tp pikiranku sampe saat ini lom berwarna item koq, still red !!
ChayanK
Sayang.... Ada yg mengatakan itu hanya sebuah rasa, rasa yg bagaimana ? Ada yg bilang itu hanya sebuah kata yg bermakna dalam, sedalam apa ? Dan ada jg yg bilang sayang itu bukan apa2 dan tidak berarti apa2 Pada argumen mana aku berpijak, aku sungguh tak tau Rasa sayang yg kukenal selama ini hanya terpaut pada keluargaku Namun, sisi lain hatiku mengatakan ada banyak sayang di dunia ini Benarkah ??? Lalu...di kala keremajaan menyapaku, Sebentuk hati menawarkan 'sayang' padaku Bukan dari keluargaku, lain dari yg biasa kurasakan, sangat berbeda... Benarkah kemasan ini jg dinamakan sayang ?? Sebentuk hati itu perlahan-lahan pergi menjauh Lama....sangat lama dia menghilang Dan di kala kematangan bertengger di jiwaku, dia muncul lagi Sama seperti dulu, menawarkan sayang...tapi kali ini dengan sesuatu yg bernama "komitmen" Aku terdiam, bingung... Belum lagi aku menemukan makna sayang, kini ditambah lagi dengan komitmen Lelah pikirku menelusuri hati dengan tanya Aku menyerah...!!! Akhirnya, tanya itu kukembalikan pada sebentuk hati itu Sebuah saran bijak dari seorang sahabat, "Bila sebentuk hati yg seiman telah datang padamu, tak ada alasan bagimu untuk menolak" Kurenungi, Saran yg sederhana tapi mampu menyusupi jiwaku Aku masih dihadapkan pada keraguan Jika aku menerima tawaran dari sebentuk hati itu, maka akan ada sebuah harapan yg kandas, akan ada sebentuk hati lain yg kecewa... Apakah untuk bersanding dgn sebuah hati cukup hanya dgn berbekal sayang ???? Dalam kebimbanganku...
my legend
Sejak Jum'at kemarin...ketika jarum kecil pada jam dinding kamarku menunjuk angka 12 (malam)...ketika hpku berdering...ketika aku terbangun dari lelap tidurku...dan ketika aku mendengar suara "halo..." dari seberang sana yang kedengarannya familiar di telingaku setelah lama tak terdengar...
Deg... itulah kata pertama yg diucapkan kalbuku.. Aku terbangun..
"Hai, ty. Pa kabar ??"
"Baik. Kmu jg pa kabar, Rhoel?"
"...."
Pembicaraan terus berlanjut. Sejam pertama terasa garing karena kebanyakan diem. Sejam berikutnya rasa garing tu mulai ilang. Tanpa sadar, 4 jam berlalu...dan kami masih tetap ngobrol...hingga akhirnya kurasakan sakit yg teramat sangat di telinga n kepalaku...
Akhirnya tepat jam 4.30 dini hari, pembicaraan terhenti karena adzan memanggil.
Sabtu pagi...
Aku merenung. Pusing yang kurasakan semakin parah, malah dia ngajak temen2nya yg bernama mual, demam, dan meriang ikut "nempel" padaku. Tapi, bukan itu yang membuatku terdiam. Pikiranku masih tertuju pada suara "halo" semalam.
My legend....
Entah angin apa yg membawamu kembali... setelah bayangmu pupus tersapu angin, namamu raib bersama malam, kenanganmu hilang ditelan waktu...
Kenapa ???
Kenapa kau kembali mengungkit cerita lama, membuka lembar yg telah kututup, menarik memori itu, memaksa ingatanku ke dimensi masa itu.. yg akhirnya berakhir karena dinding kokoh yg tak kuasa kuruntuhkan karena rasa hormatku...
Andaikan aku bisa memilih, aku berharap angin yg membawamu kembali, tidak berhembus... tapi, itu artinya kehidupan akan terhenti...
Sebuah pertanyaan yg menyentakkan jiwaku, membawaku pada kekosongan jiwa...
Walau aku ingin menjawabnya, tapi lidahku kelu...diam...
My legend.....never look back,
bad health
Dah tiga hari ini, makhluk yg namanya demam, menggigil, pusing n mual jatuh hati padaku, sampe2 gak mo pergi jauh dariku. Pergi donk...plizzz... Mereka membuaiku dengan aroma BANTAL. Mataku tak kuasa kubuka, mulutku pun tak kuasa berkata, kepalaku yg biasanya sangat lihai menirukan gayanya tina toon, kali ini pun tak kuat menggeleng, tanganku tak bisa kuangkat, so bad kan ??? Aku duduk bersila, berlagak murid shaolin yg lagi semedi. Udara di sekelilingku terasa dingin... Untung si "hatchiiiiii" alias si bersin gak ikut jatuh hati padaku. Dah jam setengah 4, bentar lagi terompet sangkakala yg kutunggu2 akan berbunyi. Terompet sangkakala disini suaranya merdu, bikin orang2 senang. Bunyinya gini neeh, ehm..."karyawan dan karyawati PT PJB yang berbahagia....pulang yuk :D..." Kepalaku dah berat banget neeh. Liat yg empuk dikit dah langsung ngebayangin tempat tidur. Pulang...!!!