Tuesday, July 26, 2005

l_o_v_e

1. cinta itu seperti kupu2, dipegang terlalu erat akan mati, tp kalo terlalu regang akan lepas...
2. kata orang, cinta itu seperti kentut, dikeluarin malu, gak dikeluarin sakit...
3. cinta itu bagai dua sisi mata uang, kadang indah, kadang menyedihkan...tergantung gmn kita menyikapinya

gmn anda mempersepsikan cinta ???

Tuesday, July 19, 2005

the great work

hm...salut...salut...salut... Sepertinya itulah kata2 yang pantes kuberikan pada 3 makhluk yang bercokol di ruang pertemuan UBHAR pada tgl 19 Juli. Trio donald bebek (generasi di atasnya trio kwek2) itu adalah Djoni, Maya n Ichwan (bukan nama sebenarnya, :p). Semua jempol kaki plus tangan buat mereka dech. Bayangin aja, mereka bekerjasama mendandani "sesuatu" yg selama dua hari kemarin memabokkanku. N ternyata mereka sukses :D. Walhasil, aku sekarang jadi semangat berhadapan ma makhluk berbentuk segitiga ijo itu (apalagi kalo bukan query, wakakakakkak...). Thx yach trio DB

Sunday, July 17, 2005

mabok query

Gak salah kalo ada yg mengatakan query tu bikin puyeng plus plus. Dari jam 8.00 ampe sekarang (jam 10.45 waktu ruang spesialis of course) aku pelototin layar datar berwarna di depanku hanya untuk belajar menciptakan sebuah makhluk yang bernama "QUERY". Sebuah benda persegi berusaha membantuku, ya..dialah laptop. Semakin lama kurasakan layarnya semakin mengecil. Mungkin bkn layarnya tp pupil mataku yg mengecil. Itu penderitaanku yg belum seberapa. Ditambah rasa pusing, mual, dan badan pegel2 (lho, ini bukannya tanda2 orang hamil ?? :D). Semua penderitaanku itu hanya bisa disembuhkan dengan...TIDUR.. Bener kata emakku (ini julukan utk mbak maya, he he he), katanya "Tink, ati2 kalo berkenalan ma yg namanya query, bs bikin mabok." Mak, aku wis mabok iki, piye trusane ??

Thursday, July 14, 2005

sebait kata hati

kesepian kembali menyapaku,
memanggilku dengan suaranya yg menyayat,
memelukku dengan sentuhan yang dingin,
merebahkanku dalam pangkuannya yang suram

sepi...entah mengapa dan darimana kau datang
kau cabik hatiku,
kau rampas senyumku,
dan kau tampar aku dengan kerinduan yang perih

ragaku mungkin terduduk di sini,
di sebuah kota kecil di utara surabaya,
tapi hati dan fikiranku berlari menembus dimensi,
menuju kota kelahiranku

teringat lagi olehku,
bergumul, bercerita, tertawa, adu jotos, bahkan sampai menangis bersama adik2ku
papa yang sangat keras mendidikku,
dan mama...ya...sosok yg selalu ada saat aku goyah, bagaikan air dalam kegersangan jiwaku

rumahku,
yang mungil tapi penuh warna,
tempatku menemukan cinta,
tempatku mengenal arti kehidupan sosial

aku rindu masa kecilku,
aku rindu keluargaku,
aku rindu kampung halamanku,
aku rindu waktu2 yang terlewati

tapi aku sadar aku tak mungkin melangkah mundur,
karena jalan dibelakangku telah tertutup oleh tembok waktu
aku harus terus maju, maju dan maju...
walau sesungguhnya aku ragu melangkah karena jalan di depanku tampak remang
entah apa yang menantiku di depan sana

satu hal yg pasti,
aku melangkah untuk menggapai impian dan harapanku, juga keluargaku
aku adalah sayap pengharapan mereka,
dan pengharapan itulah yg membuatku mampu berjalan melewati setiap dimensi di depanku

Tuhan...
dengarlah rintihan yang lahir dari rasa sepi ini,
jgn biarkan sayap ini rapuh dan patah
biarkanlah sayap ini terbang tinggi dalam dekapMu
karena sayap ini tercipta dari sejuta do'a dan harapan...