Tuesday, February 27, 2007

PenyeSalan

Gelap...
Aku berusaha mencari pegangan,
Aku mencari tempat terbaik untuk berpijak,
Aku kehilangan arah....

Yang mampu kulakukan hanya terdiam dan berlutut,
Aku bahkan tak bisa merasakan diriku sendiri,
Aku Berharap seberkas cahaya kan menemani,
Aku berteriak keras sambil menangis,
Berharap seseorang mendengarku kemudian menemaniku...

Aku merasa ringan dan kosong,
Dimana aku ??
Kenapa disini terasa lembab ??
Kemana orang2 yg biasanya ada di sampingku ??

Tuhan...
Engkau satu-satunya yang kuingat saat ini,
NamaMu satu-satunya yang kupanggil saat ini,
KepadaMu aku memohon pertolongan saat ini,

Apa itu ??
Cahaya terang perlahan mendekati,
Aku menanti...
Cahaya itu semakin mendekat

Kemudian, terdengar suara,
"Siapa Tuhanmu ??"
"Apa Agamamu ??"
"Siapa Nabimu ??"
"Apa Kitabmu ??"

DEG..!!!
Dimana aku ??
Kenapa pertanyaan itu menakutkanku ??
Tak asing ...tak salah lagi ...itu pertanyaan kubur

Lalu,
Yang keluar dari mulutku bukanlah jawaban,
Tapi isak tangis yg keluar sejadi-jadinya
Aku meraung, mengharap belas kasih dari cahaya yg menanyaiku itu...

Tak ada ekspresi prihatin yg kulihat,
Hanya tampak sosok yg tegas,
Seperti tak punya telinga untuk mendengar tangisku,
Seperti tak punya hati untuk mengasihaniku

Tuhan...!!!
Tolong aku ... !!!
Ampuni aku ... !!!
Selamatkan aku ... !!!

Hening....

Kemuadian cahaya itu berkata,
"kenapa dulu kau tak pernah mengingat Tuhanmu ??"
"saat kamu senang, kamu lupa berterima kasih pd yg memberimu kesenangan"
"bahkan di saat kamu ditimpa kesusahan, kamu mengadu pada sebotol minuman keras"
"kamu tak pernah punya waktu untuk mengajari lisanmu mengucapkan namaNya"
"kamu tak pernah mengajari hatimu untuk mengingatNya"
"kamu tak pernah mengajari telingamu untuk mendengarkan seruanNya"
"kamu tak pernah mengajari matamu untuk melihat tanda2 keberadaanNya"
"kamu tak pernah punya waktu untuk berpikir ttg dari, untuk, dan akan kemana kamu"
"kamu tak pernah melatih tangan & kakimu untuk menghamba padaNya"

"saat kamu senang, yg kamu pikirkan adalah bagaimana & kapan waktunya merayakan kesenangan dengan berhura-hura"
"saat kamu sedih, kamu lari ke tempat2 hiburan, kamu menangis di atas kenistaan, kamu mengadu pada dunia"
"tak pernah kau merasa bahwa Dia bersamamu"

"Tahukah engkau betapa sayangnya Dia padamu"
"Dia selalu menunggumu di pintu taubatNya, berharap engkau akan datang"
"Dia tlah menyediakan kamar yg indah dalam surgaNya, berharap kau menyadarinya"
"Dia merindukan dialog mesra denganmu"
"Dia mengundangmu melalui kesenangan dan kesedihan, berharap kamu memenuhi undanganNya untuk datang kepadaNya, walau hanya sekedar menyapa"
"Dia menjagamu saat pagi, siang & malam"
"Dia menjaga dan menenangkanmu dalam tidur lelapmu"
"Dia selalu memanggilmu, tp dosamu sudah menutup telinga & hatimu"
"Tahukah kamu ??"
"Dia pun menangis saat kau mendzolimi dirimu sendiri?"
"Dia tak pernah menginginkan kamu terluka karena kau diciptakanNya dengan segala cinta & kasih sayang"
"Dia memerintahkan bala tentaranya untuk mendo'akanmu jikalau sekali saja kau mengingatNya"
"Betapa perhatiannya Dia padamu"

"Hingga....kau harus menghembuskan nafas terakhirmu"
"Saat itu, Dia beranjak dari pintu taubatNya karena kau tak mungkin lagi masuk ke pintu itu"
"Waktu & kesempatanmu tlah habis, tak ada perpanjangan kontrak kehidupanmu"
"Tak menyesalkah kau setelah mengetahui ini semua ??"

"Sekarang, Dia yang paling menyayangi, mengasihi dan memahamimu telah menutup pintu untukmu"
"Rasakanlah olehmu semua hasil perbuatanmu, tanpa ada seseorangpun yang kan membantumu"

Aku terdiam...
Aku menangis,
Aku merintih,

Aku menyesal...
Sebenarnya, dalam hatiku kutau ada Engkau,
Kuyakini agamaku adalah kebenaranMu,
Namun mungkin aku tlah menjadi abdi iblis yang dilaknat sehingga membuatku melalaikanMu padahal kutau Kau tak pernah melalaikanku.

Kusadari,
Setiap aku melakukan kesalahan, maka saat itu juga Engkau menambah nafas padaku dgn harapan nafas itu kugunakan untuk bertaubat,
Tetapi,
Nafas itu berlalu begitu saja dgn sia-sia, jangankan untuk bertaubat, aku bahkan lupa kalau aku telah melakukan salah...

Ya Tuhan, betapa Engkau sangat mencintaiku,
Kau slalu memberikan apa yg kubutuhkan,
Kau slalu memberiku senyum & kekuatan kala hatiku terluka,
Kau slalu menjagaku dalam terang dan gelap,
Bahkan Engkau memberikan yang terbaik sebelum aku memikirkan apa yg terbaik untukku...

Terima Kasih Tuhan...

Tuhan.....
Maafkan aku yang tak tahu diri ini,
Andaikan ada waktu yg tersisa,
Cinta dan sayangku sepenuhnya hanya kuberikan untukMu...