Saturday, June 24, 2006

seseorang

dulu...aku pernah mengagumi seseorang
yang membantuku menjadi orang yang 'positif'
yang mengajarkanku banyak hal mengenai hidup
yang mengajarkanku menghargai diri dan orang lain
yang menyadarkanku bahwa aku telah dewasa
yang menyadarkanku bahwa aku manusia yg naif
yang menyadarkanku bahwa aku punya potensi untuk menjadi 'positif'

dia...
yang sangat kukagumi karena kematangan pemikirannya
pemikiran mengenai 'dari, untuk, dan akan kemana kita...'
yang menyadarkanku bahwa aku adalah seorang hamba

dia...
yang pergi karena kekejaman fitnah
terusir oleh omongan2 yang tidak bertanggungjawab
tersisih karena tak ada suara lantang yg menyerukan tentang kebenaran

dia...
yang membuatku tersentak dengan ucapan 'nikah'
yang membuatku kagum tatkala memandang keteduhan wajahnya,
yang membuatku terlena tatkala mendengar suaranya yg menyejukkan,
yang membuatku gusar tatkala mendapati sorot kecewa atas lakuku
yang membuatku senang dengan kehadirannya

semua tak kusadari...
kekagumanku...
aku tersadar tatkala dia sudah hampir beranjak menjauh...
dia pergi tanpa satu kata pun...
tapi namanya telah terukir indah di hatiku...
walau pasir waktu mulai memburamkan nama itu...
samar...tp tetap ada...
"ustadz..."

kini...
aku mengenal seseorang...dalam wujud yg lain,
tapi semua yg ada pada dirinya sama seperti sosok yg kukagumi dulu
entah mengapa,
pasir waktu yg memburamkan nama itu ingin kutepis,
ingin kulihat lagi nama itu dan kucoba mengais kenangan tentangnya

memang sosok yg kukagumi itu berbeda dengan yg kukenal sekarang
tp hati mereka sama,
karakter mereka sama,
teduhnya tatapan mereka sama,
nasehat2nya sama,
cahaya wajahnya sama,
cara menegurku jika aku melakukan salah...sama,
semuanya.....serupa

dia...
kini hadir lagi,
dalam rupa yg lain, tp tak berbeda...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home