Tuesday, November 29, 2005

S Y U K U R K U

Begitu banyak do'a tercurah untukku,
Begitu banyak ucapan tulus untuk jiwaku,
Begitu banyak tatap lembut yang menghampiri mataku,
Indah...hidup benar2 indah...syukur padamu ya, Robb.

Setiap tutur yang terlontar memberiku semangat baru,
Membangun kesadaranku akan keberadaanku,
Merapatkan kakiku pada pijakan yg selama ini kuanggap melayang,
Menghidupkan kembali celah hati yang kian tertutup oleh hitamnya rasa

Terima kasih kepadaMu,
Terima kasih kepada dunia,
Terima kasih kepada kalbu,
Terima kasih kepada mereka.....

Monday, November 28, 2005

TERMINAL

Sekitar dua minggu yang lalu....
di terminal bungurasih, surabaya....
pukul 3 dinihari....

Hm.....9 jam sebelumnya, aku masih berada di jogja
Jam 6, ngumpul plus silaturahim ke tempat sahabat2ku
Seperti biasa, abang2ku selalu menemaniku membunuh waktu di jogja
Kami sholat bareng...trus siap2 ke terminal giwangan
Gak seperti sebelum2nya, kali ini aku pulang 2 jam lebih awal ...jam 7...

Di terminal, dengan setengah berlari, kami menuju tempat nongkrongnya bis
Abang2ku sempat heran, "koq buru2 amat, Mam?"
"Aku gak mau masuk kantor bsk dengan muka bau bantal seperti biasanya"
Mereka hanya melongo dengan wajah yg penuh tanda tanya
Aku cuek, langsung naek bis n nyuruh mereka pulang...
Tentu saja, sebelum pulang diakhiri dengan salam khas kami ...DAGH DAGH...

Di bis, aku langsung tertidur...pulas...
Jam 3 dini hari, kurasakan ada yg memukul bahuku
Dengan setengah sadar aku teriak, "chiiaaaattt, sapa yg berani menyentuhku?"
Mataku melihat ke sekelilingku, semua melihatku
Di deketku dah ada seorang yang pakai seragam...yang sepertinya kukenali...
Ternyata, si bapak kondektur, he he he
"maaf, Pak"
Sambil tersenyum, si bapak itu cuma bilang, "dah nyampek, mbak"
Aku langsung turun dengan sikap cuek, padahal hatiku geli dengan kejadian "chiiiaaattt" tadi

Akh...masih jam 3...terlalu dini
Bis arah ke osowilangon masih tertidur, begitupun supirnya
Aku menunggu sambil memperhatikan sekitarku
Tak ada yg istimewa, orangnya jg gak banyak, cuma beberapa orang yg menunggu bis dan beberapa calo

5,6,7,8,9,...30 menit berlalu

Entah kenapa hatiku tiba2 berbisik, "coba perhatikan baik2 lingkungan di sekitarmu ini"
Kulihat kanan, kiri, depan, belakang
Masih tak kulihat hal yang istimewa
Aku tersentak,
ternyata...betapa banyak yang bisa kurenungi
Tentang peran dan karakter yang harus dilakonkan oleh manusia2,
tentang perjuangan hidup manusia untuk memenuhi kebutuhannya,
tentang wajah2 yang harus terbangun dini hari hanya untuk mencari suatu kesempatan,
dan tentang manusia2 yang memiliki wajah hampa...entah sadar/gak...entah hidup/gak...

Jam 4, bis osowilangon dah terbangun,
akh....pengamatan yang baru saja kunikmati itu harus berakhir,
tp, kenimatan baru menungguku di kost...
apalagi kalo bukan TIDUR, he he

Kejadian di bungurasih, walo berlangsung singkat, memberitahuku banyak hal,
Terlalu banyak hal,
yang membuat hatiku berucap,
"alhamdulillah... astaghfirullah al adzim... innalilaahi"

dan kejadian itu membuatku lebih sering mengamati orang, lingkungan dan alam...
Ternyata, ada banyak tulisan maya yang ada disana...

Wednesday, November 23, 2005

Surat Sayang Dari Allah SWT

Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara padaKu, walaupun hanya sepatah kata, meminta pendapatKu atau bersyukur kepadaKu atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin. Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja.

AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKu, tetapi engkau terlalu sibuk....

Di satu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama lima belas menit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU melihat engkau menggerakkan kakimu. AKU berfikir engkau akan berbicara kepadaKu, tetapi engkau berlari ke telepon dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru.

AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk sehingga tak bisa mengucapkan
sesuatu kepadaKu.

Sebelum makan siang, AKU melihatmu memandang sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKu, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepala. Engkau memandang tiga atau empat meja di sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKu dengan lembut sebelum menyantap rezeki yang AKU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya....

Masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara kepadaKu, meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.

Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari di depannya tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yang ditampilkan. Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu, tetapi kau kembali tidak berbicara kepadaKu....

Saat tidur, Kupikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam pada keluargamu, kau melompat ke tempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun namaKu, kau sebut.

Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu. AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain. AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata, do'a, pikiran, atau syukur dari hatimu.

Keesokan harinya...
engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk menyapaKu. Tapi, yang Kutunggu tak kunjung tiba...kau tak juga menyapaKu...

Subuh...Dzuhur...Ashar...Maghrib...Isya dan Subuh kembali, kau masih mengacuhkan AKU...
Tak ada sepatah kata, tak ada seucap do'a, dan tak ada rasa...
Tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKu...

Apa salahKu padamu, wahai hambaKu ???
Rezeki yang Kulimpahkan, kesehatan yang Kuberikan, harta yang Kurelakan, makanan yang Kuhidangkan, anak-anak yang Kurahmatkan.... apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepadaKu ..????

Percayalah, AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan menyapaKu, memohon perlindunganKu, bersujud menghadapKu....yang selalu menyertaimu setiap saat....



--sebuah surat sayang dariNya untuk hambaNya--


Apakah kita memiliki cukup waktu untuk mengingat bahwa segala apapun yang kita terima hingga saat ini, datangnya hanya dari Allah SWT semata ..??

Monday, November 14, 2005

merpati yg ingkar janji

ada lagu yg bunyinya : merpati tak pernah ingkar janji

aku tak sependapat dengan lirik lagu itu, liriknya terlalu gombal
waktu mudik kemarin, aku pulang dengan sejuta harapan,
menagih janji merpatiku tuk menjumpaiku
melepas kerinduan yang lama ikut menjelajah di angkasa bersamanya

ternyata...merpatiku tak kunjung datang
dia membiarkanku menanti, melayang bersama janjinya
aku kembali terhempas dengan kekecewaan
padahal, aku menanti untuk memberikan sebuah kepastian
kepercayaan, harapan dan kepastianku pun kini sudah pupus
tak ada lagi merpati,
tak ada lagi janji yang teringkari...